ANTUSIAS 100 PENGGIAT PERPUSTAKAAN DI GEDUNG SERBA GUNA KEMENTRIAN AGAMA NGAWI

Selasa, 2 April 2019, sebanyak seratus orang penggiat ”Budaya Gemar Membaca”  memadati gedung serba guna Kementerian Agama Kabupaten Ngawi. Dengan semangat Literasi, para peserta mengikuti Sosialilasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah dan Bimtek Konservasi dan Restorasi Bahan Pustaka yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi.

Akreditasi perpustakaan adalah bentuk pengukuran dan sekaligus bentuk pengakuan kinerja perpustakaan dengan standar nasional yang ditentukan oleh lembaga yang berwenang.  Dengan adanya pengakuan ini akan diketahui tinggi rendahnya layanan perpustakaan dari waktu ke waktu.

“Hingga saat ini di wilayah Ngawi belum ada Perpustakaan sekolah yang terakreditasi. Kedepan kami berharap, semua perpustakaan Sekolah mulai SD hingga SLTA dapat mengikuti akreditasi,” papar Ir. Slamet Purwono, M.M.A.

Dipandu oleh pustakawan senior dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur, yaitu Ibu Tris Martiningsih, S.E. dan Bp. Sugeng Wahyu Ariyadi, S.Sos.,M.M. peserta terlihat sangat antusias menyimak step by step instrument akreditasi yang harus dipenuhi.

Menurut Ibu Tris Martiningsih, tujuan dari akreditasi Perpustakaan antara lain :

  1. Untuk mengetahui kwalitas produk atau jasa (layanan perpustakaan) yang dihasilkan berdasarkan standar yang berlaku secara nasional;
  2. Mendorong perpustakaan untuk selalu meningkatkan kinerjanya menuju standar yang telah ditentukan dengan pengakuan formal;
  3. Memberikan pengakuan terhadap status atau kondisi yang telah dicapai dan merupakan pembakuan apresiasi bagi kinerja perpustakaan;
  4. Membangun pencitraan/ image building dunia perpustakaan bagi masyarakat pada umumnya; dan
  5. Menumbuhkan kepercayaan bagi pemangku kepentingan/ stakeholder terhadap kinerja perpustakaan.

Diacara tersebut peserta juga diajari teknik penjilidan buku dengan tangan. Hal ini dimaksudnya apabila ada koleksi bahan pustaka yang rusak, pustakawan dapat merestorasi dan memperbaikinya.

(Titik Ratriani, S.Sos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *